|
Pelayanan peribadatan utama keluarga kami disebut pertemuan sakramen. Pertemuan ini diadakan di gedung-gedung pertemuan kami pada hari Minggu dan berlangsung kira-kira 70 menit. Para pengunjung diperbolehkan untuk menghadirinya. Adalah lazim bagi keluarga-keluarga untuk hadir, dan kami terbiasa untuk membawa anak-anak sebagai bagian dari jemaat.
Sebuah pertemuan yang khas akan terdiri dari hal-hal berikut ini:
Nyanyian Rohani: Lagu-lagu rohani yang dinyanyikan oleh jemaat (buku nyanyian rohani tersedia).
Doa: Diucapkan oleh para anggota Gereja setempat.
Mengambil Bagian Dalam Sakramen (perjamuan kudus): Sakramen diedarkan kepada para anggota jemaat.
Pembicara: Biasanya sebuah pertemuan akan memiliki dua atau tiga pembicara yang ditugasi.
Kami tidak mengedarkan nampan untuk meminta sumbangan sebagai bagian dari pelayanan kebaktian.
Pertemuan Tambahan
Para pengunjung juga diperbolehkan untuk menghadiri pertemuan-pertemuan hari Minggu lainnya yang mendahului atau setelah pertemuan sakramen:
- Kelas-kelas Sekolah Minggu diadakan bagi setiap kelompok usia, dimulai dengan usia 12 tahun.
- Pertemuan Pratama terdiri dari sebuah kebaktian kelompok dan kelas-kelas berdasarkan usia bagi anak-anak usia 3 sampai 11 tahun.
- Kelas penitipan anak tersedia bagi anak-anak kecil, usia 18 bulan sampai 3 tahun.
- Pertemuan Remaja Putri menyediakan kelas-kelas bagi mereka yang berusia 12 sampai 17 tahun.
- Pertemuan Lembaga Pertolongan adalah bagi para wanita yang berusia 18 ke atas.
- Pertemuan Imamat menyediakan kelas-kelas sesuai usia bagi para pria yang berusia12 tahun ke atas.
Pertemuan sakramen dan pertemuan-pertemuan lainnya dapat diadakan dalam urutan yang berbeda, bergantung pada preferensi dari para pemimpin.
Pakaian Yang Pantas
Mereka yang hadir cenderung akan mengenakan pakaian Hari Minggu terbaik mereka, yang dapat meliputi setelan jas, sport coats [mantel], dasi bagi pria dan blus dan bawahan bagi wanita. Anak-anak juga mengenakan pakaian hari Minggu.
Informasi Bermanfaat
Jemaat setempat kami dipanggil di lingkungan-lingkungan (cabang-cabang). Pemimpin rohani dari setiap lingkungan disebut uskup (atau presiden cabang untuk cabang-cabang). Dia adalah anggota jemaat yang telah diminta untuk melayani sebagai sukarelawan dalam jabatan ini. Karena kami memiliki pelayan biasa daripada pendeta yang dibayar, semua pelayanan Gereja bersifat sukarela.
|