|

Lima puluh tiga ibu-ibu janda berusia lanjut memperoleh kunjungan emphati para remaja putra dan putri pada saat Natal yang bersamaan dengan Hari Ibu di Solo, Sabtu 25 Desember 2010.
Lima puluh tiga ibu-ibu janda berusia lanjut memperoleh kunjungan emphati para remaja putra dan putri pada saat Natal yang bersamaan dengan Hari Ibu di Solo, Sabtu 25 Desember 2010. Delapan belas remaja putra dan putri Cabang Solo Tengah dan Barat secara bersama-sama mendatangi rumah para ibu anggota gereja ini dengan membawakan bingkisan Natal berupa beras, sirup dan kue-kue kering. Mereka dengan hangat menyapa dan memberi hormat serta menyampaikan salam Natal. Para pemimpin remaja bergantian menyampaikan penghargaan serta terima kasih mereka atas segala pengorbanan, pelayanan dan peran mereka sebagai seorang Ibu yang layak mendapatkan respek dari setiap anggota Gereja. Mereka pun melantumkan lagu-lagu kudus Natal sebelum meninggalkan rumah para ibu.
Para ibu-ibu anggota Lembaga Pertolongan merasakan surprise dengan kunjungan kaum muda. Banyak yang tersedu menahan keharuan ketika merasakan kasih, kehangatan serta kepedulian kaum muda yang tidak melupakan mereka di sat-saat Natal yang melembutkan hati ini. Ibu Ngadimin (74) yang didampingi adik perempuannya Suratmi (50) yang harus duduk di kursi karena menderita kelumpuhan - seakan mewakili para ibu lainnya - mengatakan: "Terima kasih atas kunjungan yang manis dari adik-adik semuanya... Sungguh ini menghibur hati kami yang jauh dari anak-anak cucu kami. Kami merasa bersemangat kembali".
Purwantari, presiden Remaja Putri Distrik yang mengawal kaum muda ini menyatakan bahwa merupakan hal yang penting bagi kita dan terutama kaum muda agar lebih memperhatikan dan peduli terhadap jasa para Ibu kita masing-masing. Banyak di antara mereka yang merasa kesepian dan ditinggalkan dan adalah kewajiban kita untuk menjadi sahabat bagi mereka
Tommy Wibowo (12) remaja termuda yang aktif mengikuti kegiatan ini dengan bersemangat menyatakan: "Saya ingin menunjukkan kasih kepada para ibu…..Ini merupakan perintah dari pemimpin Distrik dan juga ajaran Nabi kami yang hidup, Presiden Monson"

|