|
BERTINDAK DENGAN IMAN PESAN UNTUK ANGGOTA PASAK PERTAMA DI INDONESIA 
Anak-anak Bapa Surgawi kita “bukan merupakan objek yang hanya bisa diperintah saja, melainkan mahluk yang bertindak dengan kekuatan iman,” ajar Elder David A. Bednar dari Kuorum Duabelas Rasul pada suatu pertemuan para pemimpin imamat, sementara para anggota Gereja bersuka cita dengan terbentuknya Pasak Indonesia Jakarta, pasak pertama Gereja di Indonesia. Mengikuti Roh Kudus Elder Bednar mengingatkan para pemimpin bahwa “Roh Kudus bekerja sepanjang minggu, bukan hanya setiap hari Minggu.” Setiap pemimpin imamat memiliki kesempatan untuk berjabat tangan dengan Elder Bednar sebagai bagian dari kesaksiannya kepada mereka, yang merupakan suatu pengalaman yang meningkatkan rohani.
Elder Bednard mengawasi beberapa pertemuan yang berhubungan dengan pengaturan pasak, yang terjadi pada hari Minggu, 22 Mei 2011. Lebih dari 1000 anggota berperan serta, dan Elder Bednar berjanji kepada para Orang Suci Indonesia bahwa mereka akan terus menerima berkat ketika mereka menjalankan dan membagikan injil. Suatu Pekerjaan Agung Elder Bednar juga bertemu dengan para misionari. Dia menggunakan model yang interaktif untuk membantu mereka mengerti bagaimana belajar dengan Roh dan membantu orang lain menggunakan iman mereka. “Setiap hal yang baik yang anda lakukan merupakan selembar benang yang kecil dalam permadani yang sangat indah dari pekerjaan Tuhan,” katanya. Di Indonesia, negara dengan lebih dari 220 juta penduduk, Gereja sudah ada selama 41 tahun.
Pejabat Gereja lain yang hadir dalam pembentukan pasak termasuk Elder Carl B. Pratt dari Tujuh Puluh, Penasihat Kedua dalam Presidensi Area Asia; Elder Joshua Subandriyo, Area Tujuh Puluh; dan Presiden George H. Groberg dari Misi Jakarta Indonesia. Kesempatan Berbagi Kasih Dengan Sesama Elder Bednar, Elder Pratt, dan Elder Subandriyo juga memiliki kesempatan untuk bertemu dengan Para Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, suatu organisasi Islam besar. Pertemuan tersebut memperbaharui hubungan yang dibuat beberapa tahun silam. Topik diskusi termasuk kesempatan untuk bekerja sama dalam menyediakan pelayanan kemanusiaan.
|